traffic analysis

2 Jam Penuh Kesan ke Selayang Demi Timnas U-22

Perjalanan kami ke Stadion MPS, Selayang, dari Bukit Jalil, cukup melelahkan. Selama hampir dua jam, kami melakoni perjalanan dengan menggunakan kereta.

Demi mencapai Stadion MPS, kami harus berganti kereta sekali. Pertama, menggunakan LRT. Selanjutnya, kami harus menumpang kereta commuter line dan turun di stasiun Batu Caves.

 Ini adalah stasiun yang tak biasa. Sebab, stasiun ini berada persis di samping kuil yang sangat terkenal, Batu Caves.

Sebelum tiba di stasiun Batu Caves, kami sempat bertemu dengan sekelompok TKI. Mereka terlihat asyik, membahas masalah sepakbola dan mengeluarkan prediksi terkait hasil Timnas U-22.

Tertarik, saya pun mendekati mereka. Ternyata, mereka adalah pekerja instalasi listrik di kawasan Kuala Lumpur.

“Kami memang ingin menonton pertandingan Timnas. Pokoknya rela jauh-jauh ke Selayang untuk menonton Timnas. Mau lihat Evan Dimas main,” kata salah satu dari mereka, Supraptomo, kepada VIVA.co.id.

Supraptomo mengaku meminta izin dan cuti setiap kali Timnas U-22 bermain. Tujuannya, hanya untuk mendukung langsung. Hal itu diamini oleh rekannya, Adi Prasetyo.

“Cuti mas. Sudah dua kali kami menonton Timnas. Ini kali ketiga,” terang Adi.

Kereta tiba di stasiun Batu Caves. Kami pun turun, bersamaan dengan mereka. Hendak naik Grab bersama, tapi beberapa kali dibatalkan oleh sang pengemudi.

Saat sedang kesal, seorang pria bernama Ikhsan menghampiri kami. “Orang Indonesia ya?” tanya dia.

Percakapan kami dengan Ikhsan pun terjadi. Ternyata, dia adalah seorang traveller yang kebetulan sedang berada di Malaysia dan ingin menonton Timnas U-22 berlaga. Kami akhirnya pesan grab dan pergi ke Stadion MPS bersama-sama.

“Saya belum beli tiket. Bisa tidak ya beli langsung di sana?” kata Ikhsan. Kami jawab bisa. Dan memang benar, banyak penonton yang hadir langsung dan beli tiket di stadion.

Hal tersebut sempat membuat kondisi di luar Stadion MPS semrawut. Banyak penonton yang tertahan hingga pertandingan sudah berlangsung beberapa menit. Tapi, akhirnya mereka masuk dan memenuhi tribun barat.

Atraksi-atraksi memukau pun mereka tunjukkan. Mulai dari bendera raksasa hingga membuat gelombang ombak dengan tangan.

Kehadiran dan aksi suporter memang membawa berkah bagi Timnas U-22. Pasukan Garuda Muda menang atas gol tunggal Marinus Mariyanto Wanewar. Dengan kemenangan ini, Timnas U-22 sudah mengoleksi sembilan poin dari tiga kali berlaga dan membuka peluang lolos ke semifinal.

Pos Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *